rss_feed

Desa Mutihkulon

Jl. Inspeksi Pengairan No. 1 Mutih Kulon, Kec. Wedung, Kab. Demak
Kecamatan Wedung Kabupaten Demak Provinsi Jawa Tengah
Kode Pos 59554

call 085855316776| mail_outline desemka6@gmail.com

  • IZZATUN NI'MAH

    Plh. Kepala Desa

    Belum Rekam Kehadiran
  • SUTRISNI

    Kaur Tata Usaha dan Umum

    Belum Rekam Kehadiran
  • SITI ROMLAH

    Kaur Keuangan

    Belum Rekam Kehadiran
  • MA'MUN

    Kaur Perencanaan

    Belum Rekam Kehadiran
  • MIZWARUDDIN

    Kasi Pemerintahan

    Belum Rekam Kehadiran
  • AHMAD SADID MUQTAFA

    Kasi Kesejahteraan

    Belum Rekam Kehadiran
  • RUFI' RIFQIL WAFA

    Kasi Pelayanan

    Belum Rekam Kehadiran
  • A'DAL ARIF

    Staf Pemerintahan

    Belum Rekam Kehadiran
  • SAIFUL LAZIF

    Staf Pelayanan

    Belum Rekam Kehadiran
  • AH. DALHARI

    Kepala Dusun Mutihkulon

    Belum Rekam Kehadiran
  • FATAH SYUAIBI

    Kepala Dusun Kemantren

    Belum Rekam Kehadiran

settings Pengaturan Layar

fingerprint
Sejarah Singkat Desa Mutih Kulon

31 Mei 2018 00:30:16 1.343 Kali

Foto: Makam Syech Maulana Abdurrohman Burwatu (Cikal Bakal Desa Mutihkulon)

 

Desa Mutih Kulon adalah desa pertanian di Kecamatan Wedung yang warganya juga banyak yang merantau di luar kota, seperti Jakarta. Nama Desa Mutih Kulon tidak bisa lepas dari tokoh sentral yang menjadi cikal bakal desa, yaitu Syekh Maulana Abdurrahman Burwatu.

Siapakah dia? Syekh dari Hadramaut Yaman itu dipercaya sebagai cikal bakal Desa Mutih. Sebuah kuburan tua yang terdapat di tengah persawahan desa tersebut dipercaya sebagai makam syekh tersebut. Makam itu dikenal penduduk setempat sebagai Burwatu (kubur watu). Dari kisah Syekh Maulana pulalah nama Mutih didapatkan.

Dahulu kala, Sang Syekh hidup sezaman dengan Ratu Kalinyamat yang memerintah Jepara, sekitar abad ke-16. Diceritakan, Kalinyamat yang oleh penulis Portugis Diego de Conto disebut sebagai "Rainha de Jepara senhora pederose e rica" , yakni Ratu Jepara seorang wanita yang sangat berkuasa itu memiliki hobi berburu di hutan. 

Suatu ketika, kijang milik Ratu Kalinyamat terlepas dan lari ke hutan. Beliaupun memerintahkan prajuritnya untuk mencari kijang tersebut. Setelah beberapa lama mencari, mereka tidak menemukan kijang tersebut. Hingga akhirnya mereka bertemu dengan Sang Syekh. Ternyta, kijang milik Ratu Kalinyamat ditemukan oleh Sang Syekh.

Para prajuritpun kembali ke Jepara dan melaporkan peristiwa telah ditemukannya kijang itu kepada Sang ratu. Betapa senang hati Sang Ratu. Sebagai tanda terima kasih, Sang Ratu hendak memberikan hadiah kepada syekh. Ia pun mengutus para punggawanya untuk mendatangi syekh.

"Tuwasana! (Berilah hadiah!)," sabda Ratu Kalinyamat.

Rupanya, pemimpin prajurit itu agak suda pangrungon. Ia salah mendengar dan menafsirkan perintah. Sependengarannya, ratu memerintahkan"Tewasana! (Bunuhlah!)." Maka, ia pun berangkat ke Demak dengan niat menghabisi Syekh Maulana. Misi sukses dilaksanakan, dan syekh pun tewas di tangan prajurit itu.

Tapi, apa yang terjadi? Atas kehendak Allah, konon, darah yang mengalir dari diri syekh tidak berwarna merah seperti lazimnya, melainkan berwarna putih. Dari kisah itu muncullah nama Desa Mutih, yang dalam perkembangannya menjadi Mutih Wetan dan Mutih Kulon.

business
Kirim Komentar

Untuk artikel ini

person
stay_current_portrait
mail
chat

account_circle Aparatur Desa

assessment Statistik Desa

map Wilayah Desa

Alamat : Jl. Inspeksi Pengairan No. 1 Mutih Kulon, Kec. Wedung, Kab. Demak
Desa : Mutihkulon
Kecamatan : Wedung
Kabupaten : Demak
Kodepos : 59554
Telepon : 085855316776
Email : desemka6@gmail.com

insert_photo Album Galeri

message Komentar Terkini

  • person MUSI'AH

    date_range 29 Januari 2021 11:01:35

    Sembako [...]

assessment Statistik Pengunjung

Hari ini:196
Kemarin:1.142
Total Pengunjung:132.233
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:3.238.98.39
Browser:Tidak ditemukan
TRANSPARANSI ANGGARAN
Sumber Data : Siskeudes
insert_chart
APBDes 2020 Pelaksanaan

Realisasi | Anggaran

PENDAPATAN
Rp. 1,974,758,902 | Rp. 1,974,758,902
100 %
BELANJA
Rp. 1,970,156,832 | Rp. 1,996,520,198
98.68 %
PEMBIAYAAN
Rp. 21,761,296 | Rp. 21,761,296
100 %
insert_chart
APBDes 2020 Pendapatan

Realisasi | Anggaran

Hasil Aset Desa
Rp. 263,600,000 | Rp. 263,600,000
100 %
Lain-Lain Pendapatan Asli Desa
Rp. 2,950,000 | Rp. 2,950,000
100 %
Dana Desa
Rp. 1,188,852,000 | Rp. 1,188,852,000
100 %
Bagi Hasil Pajak dan Retribusi
Rp. 66,592,854 | Rp. 66,592,854
100 %
Alokasi Dana Desa
Rp. 431,468,300 | Rp. 431,468,300
100 %
Bantuan Keuangan Provinsi
Rp. 5,000,000 | Rp. 5,000,000
100 %
Bantuan Keuangan Kabupaten/Kota
Rp. 11,203,000 | Rp. 11,203,000
100 %
Bunga Bank
Rp. 2,985,748 | Rp. 2,985,748
100 %
Lain-lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp. 2,107,000 | Rp. 2,107,000
100 %
insert_chart
APBDes 2020 Pembelanjaan

Realisasi | Anggaran

BIDANG PENYELENGGARAN PEMERINTAHAN DESA
Rp. 641,286,867 | Rp. 651,367,254
98.45 %
BIDANG PELAKSANAAN PEMBANGUNAN DESA
Rp. 668,771,765 | Rp. 669,042,300
99.96 %
BIDANG PEMBINAAN KEMASYARAKATAN
Rp. 104,910,500 | Rp. 106,651,648
98.37 %
BIDANG PEMBERDAYAAN MASYARAKAT
Rp. 43,120,000 | Rp. 44,620,000
96.64 %
BIDANG PENANGGULANGAN BENCANA, DARURAT DAN MENDESAK DESA
Rp. 512,067,700 | Rp. 524,838,996
97.57 %